Showing posts with label Pelajar. Show all posts

Seorang Mahasiswi Ditangkap Polisi Saat Membuang Bayi di Tong Sampah

Seorang Mahasiswi Ditangkap Polisi Saat Membuang Bayi di Tong Sampah
Seorang Mahasiswi Ditangkap Polisi Saat Membuang Bayi di Tong Sampah

Warga Gendongan RT 13 RW 4, Caturtunggal, Depok, Sleman, dihebohkan dengan penemuan orok bayi di tempat sampah, Rabu (9/8). Orok bayi berjenis kelamin laki-laki ini ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan dibungkus plastik di tempat sampah sebuah kos bernomor 12A.

Pelaku Penusukan Anggota TNI Adalah Anak Dewan dan Masih Dibawah Umur

Seorang pelaku penusukan terhadap anggota TNI Prada Yanuar Setiawan (20) masih dibawah umur. DKD yang berusia 16 tahun ternyata anak anggota DPRD Bali.

Pelaku Penusukan Anggota TNI Adalah Anak Dewan dan Masih Dibawah Umur
Pelaku Penusukan Anggota TNI Adalah Anak Dewan dan Masih Dibawah Umur

Kapolsek Kuta Selatan Kompol I Wayan Latra membenarkan informasi tersebut."Iya benar pelaku penusuk korban D yang memegang pisau. Dia anak anggota Dewan Provinsi Bali atas nama Dewa Nyoman Rai," ujarnya di Mapolsek Kuta Selatan, Minggu (9/7).

4 Pelajar WNI Ditangkap Karena Dicurigai Mengikuti Gerakan Radikal


Tiga warga negara Indonesia ditangkap kepolisian Kairo, Mesir saat hendak membeli makanan untuk berbuka puasa di pasar bulan lalu. Ketiganya terjaring razia diduga ikut gerakan radikalisme.

Kelakuan Santri Ini Berujung Bui Karena Mengedit Foto Presiden Jokowi

Kelakuan Santri Ini Berujung Bui Karena Mengedit Foto Presiden Jokowi
Kelakuan Santri Ini Berujung Bui Karena Mengedit Foto Presiden Jokowi

Anjuran bijak menggunakan media sosial sudah berkali-kali diingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kepolisian. Namun rupanya masih saja ada orang yang menggunakan media sosial untuk menebar kebencian dan mencaci.

Bahkan yang membuat miris, salah seorang santri ikut menebarkan kebencian. Padahal santri selalu diajarkan nilai agama yang tinggi.

BHD, seorang santri pondok pesantren di kawasan Pesrepen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur ditangkap Ditreskrimum Polda Jawa Timur. Dia diduga melakukan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan.

Santri berusia 20 tahun tersebut memposting penghinaan terhadap presiden dan kapolri itu di akun media sosial. Postingan itu terkait dengan kasus chat berkonten pornografi yang menjerat pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Syihab.


Dia memposting dengan menggunakan nama akun Elluek Ngangenniie. Polisi menemukan banyak ujaran kebencian dalam akun tersebut. Sehingga tim saber melakukan penangkapan terhadap BHD dan kini masih dalam pemeriksaan penyidik.

"Yang bersangkutan melakukan ujaran kebencian terhadap pejabat negara Indonesia dan beberapa pejabat Kepolisian RI," terang Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Pemuda yang mengagumi Front Pembela Islam itu mengaku tidak terima lantaran Islam seolah seperti disudutkan. Termasuk dalam kasus chat berkonten pornografi yang menjerat pimpinan FPI Rizieq Syihab.

"Saya jengkel. Karena Saya juga orang muslim. Apalagi Islam disudutkan di dalam media sosial," ucap BHD.

Polisi yang menangani kasus tersebut memperingatkan masyarakat agar berhati-hati memberikan postingan ataupun membuat kata-kata di media sosial. Jangan sampai mencemarkan nama baik orang lain hingga merugikan diri sendiri.

"Jika memposting berunsur penghinaan atau merugikan orang lain di media sosial yang bisa dilihat banyak orang ancamannya pidana," ucap Frans lagi.


Polisi membuka kemungkinan melakukan penangkapan terhadap pihak lain. Dia menegaskan, BHD harus menjalani proses hukum sebagai pembelajaran bahwa menggunakan media sosial juga perlu menjunjung tinggi etika. Tersangka dijerat dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Karena apa yang disebarkan dan diupload dibaca dan dilihat banyak orang," imbuh Frans.

JK Memperbincangkan Vonis Ahok di Universitas Oxford

JK Memperbincangkan Vonis Ahok di Universitas Oxford
JK Memperbincangkan Vonis Ahok di Universitas Oxford

Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan kuliah umum tentang Islam di Universitas Oxford, Inggris. Salah satu yang sempat dibahas soal vonis Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam kasus penistaan agama.

Dengan tema 'Islam Jalan Tengah: Pengalaman Indonesia', JK meminta negara-negara Eropa untuk menghormati vonis Ahok. Mantan bupati Belitung Timur itu dihukum dua tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

"Saya sangat memahami bahwa Inggris dan negara-negara di Eropa memiliki undang-undang dan sistem hukum yang berbeda untuk persoalan ini," katanya saat berbicara di Oxford Centre for Islamic Studies (OXCIS), Kamis (18/5). Demikian dilansir dari BBC Indonesia.

"Tapi sebagai bagian dari sistem demokrasi kita harus menegakkan tatanan hukum, kemandirian lembaga peradilan, dan menghormati satu sama lain," tambahnya

Kepada sekitar 300 hadirin, JK menambahkan bahwa kasus penistaan agama tersebut saat ini sedang dalam proses banding. Dia juga mengatakan secara pribadi mengenal Ahok yang digambarkannya sebagai gubernur yang punya dedikasi tapi juga impulsif.

Dalam sesi tanya jawab, peserta bertanya soal Ahok. JK menegaskan bahwa yang terjadi bukanlah diskriminasi agama.


"Ini soal demokrasi. Dalam demokrasi Anda harus siap menerima kemenangan dan kekalahan. Jika Anda kalah, Anda harus menerima kekalahan," tuturnya.

Kasus yang dihadapi Ahok, menurutnya, adalah tentang penghinaan agama dan negara-negara lain juga punya aturan untuk penghinaan, misalnya di Thailand dengan peraturan bahwa raja dan kerajaan tak boleh dihina.

"Anda menghina raja, Anda akan dipenjara. Sama dengan di negara-negara lain, termasuk Indonesia. Anda tak boleh menghina agama dan Ahok, menurut pengadilan setelah enam bulan menggelar perkara bersalah," jelasnya.

"Di Inggris juga begitu, kalau dinyatakan bersalah, Anda akan dipenjara, apa pun agama Anda."

Presiden Jokowi Menjawab Pertanyaan Yadian Mengenai Hokage dan Konoha

Sebelumnya Presiden Jokowi menyerah atas pertanyaan yang diajukan.


Berkat jawaban dari santri bernama Yadian, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku menjadi tahu istilah dalam dunia komik Jepang.

Sebelumnya dalam vlog berjudul "#JOKOWIMENJAWAB EPISODE 2" yang diunggah pada 8 April 2017, Presiden Jokowi menyerah atas pertanyaan yang diajukan Yadian, "Siapakah yang menjadi hokage ke delapan dalam anime Naruto?"

"Terima kasih Yadian yang ganteng atas video kirimannya untuk #JokowiMenjawab. Sekarang saya jadi paham apa itu Hokage dan Konoha," tulis presiden Indonesia ketujuh tersebut melalui akun Facebook-nya, Minggu (7/5).

Yadian memberi penjelasan Hokage dan Naruto tersebut dalam video yang diunggah sekitar lima jam lalu melalui akun resmi YouTube Presiden Jokowi berjudul #YadianMenjawab. Video tersebut sudah ditonton lebih dari 25 ribu kali oleh para YouTubers.


"Saya ini mau memberi tahu pengertiannya Hokage dan Konoha itu apa. Hokage itu secara harfiah berarti bayangan api. Hokage adalah gelar yang diberikan kepada pemimpin desa Konohagakure (nama desa di Naruto)," kata Yadian dalam video berlatar belakang orang yang sedang tiduran.

Sambil membuka komik di tangannya, Yadian juga membeberkan tujuh nama Hokage yang sudah memimpin desa Konohagakure mulai dari yang pertama Hasirama Senju hingga yang terakhir Uzumaki Naruto.

Ia pun berharap Jokowi yang kebetulan juga pemimpin atau Presiden ke tujuh Indonesia memiliki sifat kepemimpinan yang sama dengan Naruto.

"Pas banget, Pak, di Indonesia ini Presidennya sekarang ke tujuh, yaitu Bapak Jokowi. Di Konoha ini Hokagenya sekarang ke tujuh yaitu Naruto. Uzumaki Naruto itu kepemimpinannya tentram, damai, alim dan disiplin. Jadi bisa nggak Bapak seperti negara Konoha," tanya Yadian.

Jokowi juga menanggapi harapan Yadian itu dengan menulis, "Apakah saya mampu menjadikan negara kita seperti Konoha dalam kepemimpinan Uzumaki Naruto yang tenteram, damai, alim dan disiplin? Saya jawab Insya Allah. Dengan izin Allah dan kerja keras kita semua, pasti bisa".

Jokowi juga berharap bisa mengunjungi pondok pesantren yang ditempati Yadian, yakni Pondok Pesantren Al-Khoirot di Malang, Jawa Timur. Berikut ini videonya.


Viral, Foto Gadis Menyuci Piring Ini Ternyata?

Penasaran kan?


Tidak ada yang aneh memang dengan mencuci piring. Bahkan kegiatan itu pasti pernah dilakukan oleh para perempuan. Namun, tidak demikian dengan perempuan satu ini.

Baru-baru ini foto seorang perempuan yang tengah mencuci piring menjadi viral di dunia maya. Hal ini tak lain karena netizen terpesona dengan kecantikan perempuan itu. Bahkan netizen pun mulai mencari tahu identitas sang perempuan.

Perempuan berambut panjang tersebut rupanya adalah warga negara Vietnam. Tak hanya karena kecantikan wajahnya saja yang membuat orang-orang jatuh hati padanya. Dikutip Serbaberita dari Baomoi, Selasa (2/5) di balik kecantikan wajahnya itu, ternyata ia juga dikenal sebagai gadis yang baik hati dan tak sungkan membantu pekerjaan orang tuanya yang memiliki sebuah restoran.


Cewek cantik yang memiliki nama Yon Dali ini ternyata sudah bekerja di restoran milik orang tuanya itu sejak berusia 14 tahun. Rupanya ia ingin membantu meringankan beban orang tuanya dengan ikut bekerja di restoran tersebut. Bahkan di sela-sela aktivitasnya sebagai seorang mahasiswa, ia masih menyisihkan waktu untuk membantu orang tuanya.

Tak hanya mencuci piring, di restoran milik orang tuanya itu cewek berusia 24 tahun itu juga melakukan pekerjaan lainnya seperti membagikan selebaran restoran serta pekerjaan dapur lainnya.

Penasaran dengan sosoknya? yuk intip foto-fotonya yang dirangkum dari Baomoi, Selasa (2/5).

1. Ini dia Yon Dali.


2. Dia saat ini adalah seorang mahasiswa Ho Chi Minh City University di Fakultas Teknologi.


3. Cewek kelahiran 1993 ini rupanya bercita-cita sebagai App Developer jika sudah lulus nanti.


4. Salut deh ya sama perjuangannya untuk membantu orang tuanya.


5. Udah cantik, baik hati pula.


6. Banyak yang memuji kecantikannya yang mirip seleb Korea.


7. Jadi model juga pantes kok ya.


Foto-Foto Miris Para Pelajar Indonesia Yang Tidak Pantas Ditiru

Perbuatan yang sangat tidak baik, jangan pernah ditiru ya!

Foto-Foto Miris Para Pelajar Indonesia Yang Tidak Pantas Ditiru
Foto-Foto Miris Para Pelajar Indonesia Yang Tidak Pantas Ditiru

Sekolah merupakan salah satu tempat untuk menuntut ilmu. Menjadi seorang pelajar, tentu pemikiran maupun tingkah lakunya selayaknya menjadi cerminan masyarakat lain. Namun hal berbeda dilakukan oleh sejumlah pelajar di Indonesia.

Para pelajar ini melakukan tindakan-tindakan yang memancing keprihatinan masyarakat. Apalagi aksi-aksi tak terpuji ini dilakukan di dalam kelas yang masih dalam kawasan sekolah. Serbaberita telah merangkum 5 potret miris pelajar Indonesia di dalam kelas dihimpun dari berbagai sumber, Jumat (28/4). Jangan ditiru ya!

1. Siswi SMA pose 'hot' dalam kelas.


Belum lama ini, muncul foto-foto seorang siswi SMA tengah berpose panas. Siswi berambut panjang ini memasang pose seksi dan tak senonoh. Foto-foto tersebut pun viral di media sosial.

2. Siswa merokok dan duduk tak sopan di samping guru.


Pada tahun 2016 lalu, jagat maya hangat membicarakan aksi tak terpuji dari seorang siswa SMA. Siswa laki-laki tersebut terekam kamera tengah merokok dan duduk dengan mengangkat salah satu kakinya. Sementara itu, sang guru duduk di sampingnya.

3. Pelajar menaruh kedua kaki di meja ketika guru mengajar.


Serupa tapi tak sama, pindah ke kawasan Kota Gudeg. Pada tahun 2015 lalu, media sosial menampilkan sebuah aksi memprihatinkan dari pelajar Yogyakarta. Ia menaruh kedua kakinya di meja saat di kelas. Hal tersebut ia lakukan ketika guru sedang menulis di papan white board. 

4. Sekelompok pelajar SMA mempermainkan gerakan salat.


Mundur ke tahun 2013, netizen Indonesia dibuat mengelus dada dengan kelakuan pelajar Indonesia. Sekelompok siswi SMA ini mempermainkan gerakan salat dan direkam. Video ini pun viral di Facebook. Para siswa memperagakan gerakan salat dengan lagu milik Maroon V. Gerakan salat pun seolah dijadikan sebagai gerakan tari atau jogetan. Tak sedikit yang menghujat dan mengecam aksinya.

5. Melakukan hubungan badan di kelas selepas pulang sekolah.


Tahun 2017, beredar video sekelompok pelajar berhubungan intim di dalam kelas. Sementara ada teman yang merekamnya. Setelah ditelusuri, identitas dari pelaku dalam video tersebut merupakan siswa SMPN 1 Kahayan Hilir, Kalimantan Tengah. Buntut dari aksi dalam rekaman tersebut, para pelaku dikeluarkan dari sekolah.