Showing posts with label Mode. Show all posts

Berikut Penampakan Dari Buku Gambar Termahal Di Dunia

Produk dari Very First To ini ditujukan untuk orang dewasa.

Berikut Penampakan Dari Buku Gambar Termahal Di Dunia
Berikut Penampakan Dari Buku Gambar Termahal Di Dunia

Menggambar dan mewarnai adalah salah satu cara yang mulai dilakukan banyak orang untuk mengatasi stres bahkan rasa depresi. Aktivitas sederhana ini mulai berkembang di kalangan masyarakat modern. Tak jarang, mereka dengan sengaja membeli buku gambar maupun pensil warna untuk melakukan hal tersebut. Namun maukah kamu membeli buku gambar dan mewarnai dengan harga yang fantastis?

Mentri Susi Mempersenjatakan DIri Dengan Alat Canggih Untuk Memerangi Pencuri Ikan

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong adanya transparansi data dalam tata kelola ikan menggunakan aplikasi bernama Global Fishing Watch. Aplikasi kolaborasi Google, Ocenea dan SkyTruth ini merupakan yang pertama kalinya di dunia dan bertujuan untuk membenahi tata kelola perikanan.

Mentri Susi Mempersenjatakan DIri Dengan Alat Canggih Untuk Memerangi Pencuri Ikan
Mentri Susi Mempersenjatakan DIri Dengan Alat Canggih Untuk Memerangi Pencuri Ikan

Data Scientist Skytruth, Aaron Roan menjelaskan aplikasi tersebut nantinya dapat memantau pergerakan kapal-kapal penangkap ikan di seluruh perairan Indonesia hingga 24 juta data kapal sekaligus.

5 Fakta Pemuda Indonesia Merupakan Anak Muda Paling Berbahagia Di Dunia

Anak muda Indonesia ini ternyata punya keunikan tersendiri.


Indonesia tidak saja kaya akan sumber daya alamnya, tapi juga ragam budaya beserta keunikannya. Potensi lain yang nggak kalah oke adalah sumber daya manusianya. Betapa tidak, dari lebih 250 juta penduduk Indonesia, mayoritasnya adalah usia produktif. Artinya, Indonesia memiliki jumlah anak muda yang sangat banyak.

Karya Pria Asal Solo Menjadi Jawara Inacraft 2017, AS dan Rusia Melirik

" ... saya masuk kriteria dibuat secara manual, recycle, menghindari plastik, kegunaan, dan harga ekonomis."

Karya Pria Asal Solo Menjadi Jawara Inacraft 2017, AS dan Rusia Melirik
Karya Pria Asal Solo Menjadi Jawara Inacraft 2017, AS dan Rusia Melirik

Ajang pameran Inacraft di ibukota akhir April lalu membawa berkah tersendiri bagi Angga Budi Utomo (31). Bukan hanya dinobatkan sebagai juara pertama Inacraft Award 2017 kategori produk kerajinan kayu, namun handycraftnya juga dilirik masuk pasar Eropa.

Berangkat sebagai salah satu utusan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM) Surakarta, pria yang akrab disapa Angga ini tak menyangka, cincin berbahan baku kayu sonokeling dengan bandul bergambar perempuan berambut ular terpilih sebagai pemenang di ajang pameran kerajinan terbesar di Indonesia tersebut.

"Cincin Medusa yang saya bandrol dengan harga Rp 300 ribu ternyata jadi pemenang. Padahal tidak saya daftarkan. Namun kata juri yang sempat turun ke stand, produk saya masuk kriteria dibuat secara manual, recyle, menghindari plastik, kegunaan, dan harga ekonomis," kaget Angga saat mengetahui mata cincin bergambar perempuan berwajah ular dari kisah mitologi Yunani tersebut jadi salah satu jawara.

Pemuda lulusan jurusan Nutrisi dan Teknologi Pakan Institut Pertanian Bogor ini menggeluti kerajinan kreatif bermula saat mendirikan Oemah Gondang Art bersama kedua temannya pada pertengahan 2016 lalu.

Ketika itu mereka hendak mengikuti pameran Nepal Wood International Expo di negara yang terletak di kawasan Asia Selatan tersebut. Kemudian tercetuslah memanfaatkan limbah kayu sisa hasil produksi untuk disulap menjadi berbagai aksesoris seperti tusuk konde, cincin, maupun kalung.

"Enggak ada ilmunya (otodidak). Awalnya senang menggambar. Ketika lihat gambar ingin punya obyek yang bisa saya sentuh dari berbagi sisi. Ya mirip patung, tapi versi miniatur. Kan enggak harus semua patung jadi barang pajangan, tapi bisa dibawa kemana-mana. Biar fashinonable dan nyleneh," ujar pria berambut ikal yang sehari-hari menjadi manajer band Merah Bercerita yang digawangi putra penyair dan aktivis 98 Wiji Thukul, Fajar Merah ini.


Sebelum memutuskan menggunakan bahan baku kayu rose wood, ash wood, walnut, dan johar, Angga memiliki cara unik dalam proses kreatifnya. Setiap karya yang sudah jadi, putra ke dua dari tiga bersaudara pasangan suami istri FC Subagyo dan Hartini ini akan selalu membantingnya. Padahal, proses pembuatan sebuah kalung memakan waktu tiga hingga empat jam, sedangkan cincin sekitar lima jam.

"Sebelumnnya memang sudah meneliti kayu apa saja yang bisa diolah, apa yang tahan banting. Jadi ketika sudah jadi pasti saya banting, minimal jatuh. Patah apa enggak. Meski saat ada yang patah saya harus mengulanginya dengan bentuk yang tidak bisa sama," ungkapnya, yang memiliki konsep satu desain satu produk dengan inspirasi barang peninggalan harta karun.

Bagi yang penasaran dengan aksesoris harta karun ala Oemah Gondang Art bisa mendatangi galerinya di Jl. Sidoluhur No 29 Kampung Setono RT 02 RW 02 Kelurahan/Kecamatan Laweyan, Surakarta. Untuk aksesoris kalung dibanderol kisaran Rp 40 ribu - Rp 350 ribu. Sedangkan cincin Rp 50 ribu - Rp 300 ribu.

"Di Inacraft kemarin omzetnya sedikit, sekitar Rp 5 juta. Tapi begitu pulang, dapat pesanan bikin suvenir kalung dengan bentuk orang utan dan penyu dari BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) Kalimantan. Selain itu ada permintaan dari Austria untuk mengisi galeri bersama orang AS, Rusia, dan Jepang," pungkas Angga yang memilih disebut pelaku industri kreatif ketimbang UKM.

Pakaian Wanita Ini Membuat Mata Melotot

Model ripped jeans yang dikenakan seorang cewek yang tengah nongkrong di kafe ini benar-benar antimainstream.

Pakaian Wanita Ini Membuat Mata Melotot
Pakaian Wanita Ini Membuat Mata Melotot

Sepanjang tahun, perubahan tren fashion bisa berubah sangat drastis dengan semakin banyak desainer yang merilis koleksinya satu demi satu. Ada tren fashion yang aneh tapi ada juga tren yang digilai anak muda.

Jika sebelumnya muncul celana jeans yang memiliki resleting di pantat besutan lini fashion terkenal. Kali ini nampaknya ada seorang pecinta fashion yang enggan meninggalkan tren celana robek-robek alias ripped jeans.

Ya, ripped jeans emang jadi tren celana jeans tahun 80 dan 90an yang kembali happening tahun ini. Tapi model ripped jeans yang dikenakan seorang cewek yang tengah nongkrong di kafe ini benar-benar antimainstream.

Foto yang menunjukkan cara berpakaian cewek yang tak diketahui identitasnya itu benar-benar bikin mendelik. Pasalnya, model ripped jeans yang ia kenakan memiliki lubang robekan yang 80% memperlihatkan bentuk kakinya. Ditambah lagi, kemeja putih yang ia kenakan juga robek di bagian belakang sehingga jelas memperlihatkan bentuk tubuhnya.

Pakaian Wanita Ini Membuat Mata Melotot
Pakaian Wanita Ini Membuat Mata Melotot

Dilansir Serba Berita dari viral4real, Senin (17/4), foto cewek tersebut langsung vial di dunia maya setelah banyak pengguna media sosial Twitter membagikan foto tersebut. Tak hanya itu, foto itu juga langsung menuai banyak komentar dari netizen. Banyak yang takjub namun ada juga yang menyindir cara berpakaiannya.

Celana jeans memang cocok untuk model robekan namun tidak semua model robekan dapat terlihat keren. Apalagi kalau sampai mengekspos bagian tubuh secara berlebihan. Gimana nih, menurutmu?